oleh: Ghianna Azza
Dina menatap kosong papan tulis di hadapannya. Bukan karena papan tulis itu bersih tapi justru karena penuh catatan bejibun rumus kalkulus yang dimata Dina lebih mirip hieroglyph. “Waduh, bisa cepet tua nih aku kalo kayak gini mulu,” gumam Dina.
“Perasaan tiap hari kamu ngomong gitu terus deh..”
Dina menoleh pada cowok di sampingnya. “Oh ya?
Article Information :
Description: Cerpen Romantis: Kata Terakhir
Reviewer: Unknown - ItemReviewed: Cerpen Romantis: Kata Terakhir - Rating: 5
10out of 10 based on 32,050 ratings. 1 user reviews.




Posting Komentar